PENCEGAHAN DAN PEMBRANTASAN HAMA PENYAKIT PADA SELURUH TANAMAN
Pencegahan dan pembrantasan hama
penyakit merupakan tindakan perlindungan tanaman dari ancaman kerusakan yang
ditimbulkan nya . serangan hama dan
penyakit dapat mengakibatkan penurunan hasil hingga mencapai 65% dari total penanaman . bahkan , serangan hama dan penyakit yang
memiliki daya yang merusak tinggi dapat memusnahkan seluruh tanaman sehingga menggagalkan panen .
serangan hama dan penyakit sering kali terjadi
secara mendadak dan kadang kadang
bersifat meluas ( eksplosif), walaupun
sterilisasi dan sanitasi kebun telah
dilakukan dengan baik . hama dan
penyakit biasanya selalu muncul menyertai tanaman yang dibudidayakan , sehingga menjadi momok bagi para petani . namun ,
dengan teknologi pertanian yang semaki n maju , petani tidak perlu khawatir,
walaupun teknologi yang telah ada belum
mampu menghilangkan hama dan penyakit
tanaman secara tuntas ( 100%). Setidaknya
teknologi pertanian yang semakin maju
ini telah berhasil mengurangi kehilangan
hasil dibawah garis ambang kerugian
ekonomis. Untuk mengatasi mewabahnya hama dan penyakit tanaman , para
petani perlu melakukan tindakan pencegahan dan pembrantasan yang dikenal
dengan istilah “ perlindungan tanaman”.
Usaha perlindungan tanaman dari serangan hama dan penyakit yang perlu diketahui oleh para petani
pertama
tama adalah gejala serangan nya, kemudian cara
pengendalian dan
pembrantasannya. Setiap jenis hama atau
penyakit yangmenyerang tanaman menimbulkan
gejala yang spesifik contoh nya tomat. Oleh karena itu , gejala serangan hama
atau penyakit harus diamati dengan
teliti agar jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman tersebut diketahui sejak dini sehingga pengendalian
dan pembrantasan nya efektif.
Perlindungan
tanaman terhadap serangan
hama atau penyakit dapat dilakukan
melalui dua cara, yakni :
·
secara preventif dan
·
secara kuratif.
Perlindungan tanaman secara preventif adalah tindakan pencegahan sebelum tanaman terinfeksi oleh
hama atau penyakit. Tindakan pencegahan
ini dapat dilakukan antara lain dengan
menanam tanaman tomat yang tahan (
resisten) terhadap serangan hama ataupun penyakit , pengolahan tanah secara
intensif, menanam tomat sesuai dengan
musim tanam , jarak tanam yang
tepat dan teratur, pengairan yang baik, melakukan pergiliran tanam , penyemprotan petisida yang tepat secara berkala.
Perlindungan tanaman secara kuratif
adalah pengendalian dan
pembrantasan hama atau penyakit dengan
pengobatan terhadap tanaman yang telh terserang atau terinfeksi oleh hama
atau penyakit tersebut. Pengendalian dan pembrantasan hama atau penyakit secara
kuratif dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu yakni
cara biologis , cara mekanis , cara kimiawi atau dengan
secara terpadu dari ketiga cara
tersebut.
DAFTAR PUSTAKA
Haryono Semangun. 1989. Penyakit-Penyakit
Tanaman Holtikultura di Indonesia. Gadjah Mada University Press: Yokyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar